Tiup Rahim Membuat Peluang Hamil Makin Tinggi, Benarkah?

Tiup rahim adalah prosedur untuk perempuan yang memiliki tuba falopi saluran telur tersumbat separuh.Dalam hal ini, metode tersebut berguna untuk meningkatkan peluang kehamilan akibat gangguan pada saluran telur tersebut. Jadi, hal ini memicu infertilitas.Namun, jika sumbatan terjadi menyeluruh dan permanen, maka peluang kehamilan alami menjadi tidak mungkin. Pada kondisi kedua, kehamilan hanya bisa terjadi melalui campur tangan medis.Kondisi tertutupnya tuba falopi inilah yang kemudian mencoba dibuka dengan tiup rahim.Prosedur ini akan membuka tuba falopi, lalu memasukkan cairan tertentu melalui leher rahim. Karena melibatkan cairan, maka prosedur ini biasa disebut sebagai hidrotubasi.Cara meningkatkan kesuburan wanita ini berlangsung selama kurang dari satu jam. Biasanya, setelah hidrotubasi, Anda tidak perlu opname atau rawat inap di rumah sakit.

Siapa yang membutuhkan tiup rahim?

Orang dengan radang panggul biasanya dianjurkan untuk tiup rahim

Orang dengan radang panggul biasanya dianjurkan untuk tiup rahim

Sebagaimana disebutkan di atas, prosedur hidrotubasi dibutuhkan oleh mereka yang memiliki tuba falopi tertutup. Tuba falopi tertutup sendiri bisa disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah:

  • Pernah mengalami infeksi pada panggul
  • Pecahnya usus buntu
  • Pernah tertular oleh penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia,
  • Pernah menjalani prosedur bedah pada perut
  • Adanya pembengkakan dan menumpuknya cairan di ujung tuba falopi alias hidrosalping
  • Menderita endometriosis yaitu kondisi yang menyebabkan lapisan rahim tumbuh di luar rahim

Dengan kata lain, mereka yang mengalami salah satu kondisi di atas, bisa melakukan prosedur ini untuk memperbesar peluang hamil.

Metode pemeriksaan yang wajib dijalani sebelum tiup rahim

USG dilakukan sebelum menjalani prosedur tiup rahim

USG dilakukan sebelum menjalani prosedur tiup rahim

Sebelum prosedur dilakukan, kondisi tuba falopi harus dipastikan dahulu apakah benar ada sumbatan atau tidak. Setidaknya ada tiga tes yang harus dilakukan untuk memastikannya:

1. Tes sinar X

Tes ini dikenal dengan histerosalpingografi atau HSG. Dokter akan menyuntikan cairan berwarna ke dalam rahim.Cairan ini akan mengalir ke saluran tuba falopi. Jika cairan berhenti mengalir, maka bisa disimpulkan adanya sumbatan di area tersebut.

2. Tes USG

Tes ini dikenal dengan nama lain sonohisterografi yang mirip dengan tes HSG. Bedanya, tes ini menggunakan suara untuk mendapatkan gambaran tuba falopi dengan jelas.

3. Laparoskopi

Pada laparoskopi, alat dengan lampu dan kamera di ujungnya akan dimasukkan melalui sayatan kecil. Alat bernama laparoskopi ini kemudian mengambil gambar tuba falopi dengan jelas.

Seberapa besar peluang hamil setelah menjalani hidrotubasi?

Tiup rahim terbukti meningkatkan peluang kehamilan

Tiup rahim terbukti meningkatkan peluang kehamilan

Berdasarkan evaluasi pada tahun 2015 yang dilakukan terhadap 13 penelitian terkait keberhasilan tiup rahim, terdapat hasil yang menggembirakan.Rupanya, berhasil hamil setelah tiup rahim bukan hal yang mustahil. Wanita memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan kehamilan daripada mereka yang tidak melakukan prosedur ini.Penelitian lain juga menyimpulkan hal yang sama dengan subjek yang lebih spesifik daripada sebelumnya.Dalam penelitian ini, diteliti efektif mana cairan yang digunakan untuk membasuh rahim dalam meningkatkan peluang kehamilan.Penelitian dari Human Reproduction Open menyangkut mereka yang menjalani prosedur menggunakan teknik histerosalpingografi (HSG) dalam menyalurkan cairan.Hasilnya, berhasil hamil setelah tiup rahim juga terjadi pada penggunaan cairan berbasis minyak.Bahkan, peluangnya kehamilannya lebih tinggi dibanding dengan cairan berbasis air.Bahkan, selain berhasil hamil setelah tiup rahim, mereka yang menggunakan cairan berbasis minyak dapat melahirkan bayinya lebih banyak dibandingkan yang memakai cairan berbasis air.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemakaian cairan berbasis minyak lebih tinggi tingkat keberhasilannya dibanding hidrotubasi dengan cairan berbahan dasar air.Meski beberapa penelitian menunjukkan adanya berhasil hamil setelah tiup rahim, layaknya mereka yang memiliki saluran tuba tertutup, maka peluang kehamilan akan tergantung pada beberapa hal, antara lain:

  • Usia perempuan
  • Tingkat kesehatan sperma pasangan
  • Tingkat keparahan pada saluran yang tertutup.

Untuk memperbesar peluang terjadinya kehamilan, pembukaan saluran yang tertutup bisa juga dengan melakukan prosedur bedah.Prosedur yang dapat dipilih antara lain:

  • Mengangkat jaringan parut di bagian yang tersumbat,
  • Membuka saluran baru pada bagian luar tuba falopi
  • Membuka tuba falopi dari dalam.

Efek samping hidrotubasi

Beberapa efek samping hidrotubasi bisa saja menimbulkan komplikasi, seperti:

  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi pada daerah yang dilewati kamera
  • Cedera atau trauma di bagian pembuluh darah, kandung kemih, atau usus, tetapi ini jarang terjadi
  • Nyeri pada bagian tulang rusuk bawah, bahu, atau leher selama 72 jam pascatindakan. Hal ini menjawab pertanyaan apakah hidrotubasi sakit.

Catatan dari SehatQ

Tiup rahim bukanlah jaminan orang yang mengalami sumbatan tuba falopi akan mendapatkan kehamilan.Semua prosedur di atas adalah usaha untuk memperbesar peluang.Anda dan pasangan harus optimis namun juga jangan terlampau kecewa jika kemudian prosedur tersebut tidak membuahkan hasil.Jangan lupa untuk selalu konsultasikan dengan dokter kandungan terdekat bila Anda sedang menjalankan program hamil.Penasaran dengan prosedur memperbesar peluang hamil lainnya? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Leave a Comment